Rabu, 12 Oktober 2011

Keuntungan Menggunakan Visual Basic

Visual Basic mempunyai banyak kelebihan dibandingkan Software/bahasa pemograman yang lain. Dibawah ini
adalah beberapa keuntungan tersebut:
  • Kurva pembelajaran dan pengembangan yang lebih singkat dibandingkan bahasa pemograman yang lain seperti C/C++, Delphi atau bahkan PowerBuilder sekalipun.
  • Menghilangkan kompleksitas pemanggilan fungsi Windows API, karena banyak fungsi-fungsi tersebut sudah di-”embeded” ke dalam syntax Visual Basic.
  • Cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi/program yang bersifat “Rapid Application Development”.
  • Juga sangat cocok digunakan untuk membuat program/aplikasi Bisnis.
  • Digunakan oleh hampir semua keluarga Microsoft Office sebagai bahasa Macro-nya, segera akan diikuti oleh yang lain.
  • Dapat membuat ActiveX Control
  • Dapat menggunakan OCX/Komponen yang disediakan oleh pihak ketiga (”third party”) sebagai “tool” pengembangan.
  • Menyediakan wizard yang sangat berguna untuk mempersingkat/mempermudah pengembangan aplikasi
  • Mendekati Object Oriented Programming
  • Dapat di-integrasikan dengan Internet, baik itu pada sisi Client maupun pada sisi Server
  • Dapat membuat ActiveX Automation Server
  • Integrasi dengan Microsoft Transaction Server
  • Dapat menjalankan server tersebut dari mesin yang sama atau bahkan dari mesin/komputer yang lain.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN VB.NET

   Selain mudah bahasa pemprogramannya (VB .NET), platform .NET tidak mengenal perbedaan bahasa pemprogramannya alias sama aja. Karena apapun bahasanya (Visual Basic, C++, C#, J#, bahkan Delphi untuk .NET) akan dikompile dengan menggunakan mesin yang sama dan menghasilkan aplikasi yang ketika dieksekusi akan dibaca dan diterjemahkan oleh MSIL (Intermediate language) juga.
    Selain itu platform .NET memungkinkan kita untuk beralih orientasi user dari aplikasi dekstop menjadi aplikasi web tanpa mengubah logika secara signifikan karena aplikasi web itu sendiri didukung oleh platform .NET. Walaupun VB .NET semakin kuat, VB .NET tidak dapat berjalan di platform non-microsoft sehingga tidak bisa gratis pemakain platformnya. Walaupun saat ini sudah ada beberapa komunitas linux yang bisa menalankan visual basic.NET pada operating system tersebut.
    Visual Basic .NET bukan merupakan bahasa pemprograman yang open source, sehingga akan sulit bagi programmer untuk lebih mendalami VB .NET secara lebih independen. Dan juga, dengan ketertutupannya, VB .NET menutup kemungkinan perkembangan-perkembangan yang mungkin terjadi seperti pada
bahsa pemprograman open source C# dan Java. VB .NET juga berawal dari bahasa BASIC yang meneruskan jejak dari VB dari versi sebelumnya. Tetapi bisa dikatakan sintaks pemprograman maupun konsep bahasa pemprograman itu sendiri sangat berbeda dari bahasa VB versi sebelumnya dan BASIC. Keadaan seperti ini membuat user menjadi sedikit kesulitan saat bertransisi ke VB.NET, selain mereka harus belajar konsep baru dari VB.NET yang merupakan OOP mereka juga harus beradaptasi dengan sintaks pemprograman yang sedikit berbeda dari VB. Hal ini memang telah diantisipasi oleh Microsoft
selaku pengembang dengan memberikan IDE yang handal. Tetapi IDE ini terbatas dalam hal customisasinya sehingga jika ingin merubah koding yang tergenerasi secara otomatis dari VB .NET itu sendiri maka user yang belum terbiasa akan sulit melakukan perubahan, tetapi jika telah menguasainya hal ini dapat menjadi
keunggulan tersendiri karena seorang user akan lebih cepat membangun sebuah aplikasi dengan IDE yang handal.
   Aplikasi yang ditulis dalam bahasa .NET (VB, C# dll) dapat di dekompilasi dan source codenya dapat dibaca (temasuk nama variable dan komentar sama persis) dengan mudah. Bahkan, kode tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain. Sebenarnya, .NET dirancang agar aplikasi yang ditulis dalam bahasa berbeda (VB, C#, J#) dapat mengakses class yang sama. Apapun bahasa yang dipilih, compiler bahasa tersebut menghasilkan serangkaian instruksi .NET yang persis sama; dikenal MSIL (Microsoft Intermediate Languange), bukan bahasa mesin. Di dalam MSIL ini terdapat banyak informasi dalam bentuk metadata. Sehingga dari metadata tersebut seseorang dengan mudah dapat mendapat informasi yang dibutuhkan
sehingga dapat melakaukan dekompilasi Tujuan dari penyeragaman instruksi dasar ini mungkin salah satu strategi bisnis dalam memasarkan produk dimana .NET menawarkan kemudahan membangun aplikasi dengan kolaborasi tanpa membedakan bahasa yg digunakan setiap individu yang terkait (asal masih .NET platform). Namun, dengan hasil kompilasi berupa MSIL, setiap program yang ditulis dapat di-dekompilasi lagi dengan mudah. Selain dari yang telah disebutkan di atas, runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory pada VB.NET membuat VB .NET dapat dikatakan rakus dalam menggunakan resource komputer. Oleh karena itu, walaupun VB .NET adalah bahasa yang independen dalam tipe platform, tapi juga harus didukung oleh resource yang memadai untuk dapat
menjalankan programnya.

Membaca Tafsiran Zodiak

Leo, 21 Jul - 21 Agt
Kamu agak resah karena pekerjaan yang belum juga terselesaikan. Tetaplah rileks dan bekerja sesuai dengan rencana semula. Akan ada pertemuan cukup penting dimana kamu bisa menampilkan ide-ide kamu yang brilyan. Saat yang tepat untuk melakukan perjalanan ke tempat wisata yang kamu inginkan.
Asmara: cari suasana baru

Virgo, 22 Agt - 22 Sept
Kamu akan jadi sosok yang super kreatif. Tugas - tugas rasanya akah berhasil dengan baik. Kamu akan bertemu dengan pribadi yang sangat menarik, jangan terlibat hubungan personal dengannya.
Asmara: penuh kejutan

Perbedaan VB 6 dan VB .Net

Visual Basic versi 6.0 adalah versi terakhir VB sebelum berubah menjadi .Net. Banyak yang bertanya tentang perbedaan antara keduanya. Berikut sekilas perbedaan dan persamaan VB 6.0 dan VB .Net.
  • VB6 baru sebagian mendukung OOP. VB .Net telah mendukung penuh OOP.
  • Hasil kompilasi source code pada VB6 adalah file .exe biner (native code). VB .Net berupa file .exe intermediate language (MSIL byte code).
  • Hasil kompilasi pada VB6 dapat langsung dieksekusi. VB .Net membutuhkan run time environment / framework (.Net framework)
  • VB6 bermasalah pada deployment-nya (DLL hell). VB .Net tidak
  • Program dari VB6 tidak dapat langsung berinteraksi dengan program dari bahasa lain. VB .Net dapat selama bahasa lain mendukung .Net
  • Perintah-perintah dasar pada VB6 dan VB .Net sebagian besar masih sama kecuali untuk perintah-perintah OOP-nya
  • Dari sisi IDE-nya, pengetikan kode pada VB.Net lebih cepat dari pada di VB6
  • Untuk akses ke database VB.Net menggunakan ADO.Net, VB6 menggunakan ADO. ADO.Net bukan pengembangan dari ADO. Jadi ADO.Net menggunakan teknologi yang berbeda dengan ADO
  • Selain itu pada VB.Net 2008, dapat menggunakan LINQ (Language Integrated Query) untuk mempermudah mengaksesan data

Membaca Cerpen Naruto

...Naruto adalah sebuah judul film kartun buatan jepang yang diproduksi oleh TVtokyo. film ini berceritakan tentang perjalanan seseorang bocah yang memiliki kekuatan monster musang. ia tinggal disebuah desa tersembunyi "Konohagakure", yaitu dimana para shinobi konoha tinggal.

....Hokage adalah cita2 hidup Naruto. hokage adalah sebutan untuk ninja nomor satu yang memimpin desa tsb.

.....Naruto, sakura & sasuke adalah satu tim ninja yang digurui oleh hatake kaka
shi, naruto memiliki kekuatan seribu bayangan.

.....Hinata adalah seorang gadis yang cantik tapi pemalu dan pendiam. ia menyukai naruto yang suka pada sakura. tetapi sakura tidak suka naruto, ia lebih suka sasuke. lama kelamaan perasaannya pada sakura hilang. dan hatinya agak terbuka untuk hinata.

Perkembangan Visual Basic

Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototype generator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

Dari waktu ke waktu

  • Proyek Thunder dimulai.
  • Visual Basic 1.0 dirilis untuk Windows pada Comdex/Windows Trade Show di Atlanta, Georgia pada Mei 1991.
  • Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada September 1992. Bahasa pemrogramannya sendiri tidak terlalu kompatibel dengan Visual Basic untuk Windows, karena sesungguhnya itu adalah versi selanjutnya dari kompiler BASIC berbasis DOS yang dikembangkan oleh Microsoft sendiri, yaitu QuickBASIC. Antarmuka dari program ini sendiri menggunakan antarmuka teks, dan memanfaatkan kode-kode ASCII tambahan untuk mensimulasikan tampilan GUI.
  • Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992. Lingkungan pemrogramannya lebih mudah untuk digunakan, dan kecepatannya lebih ditingkatkan.
  • Visual Basic 3.0 dirilis pada musim semi 1993 dan hadir dalam dua versi: Standar dan Professional. VB3 juga menyertakan versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yang dapat membaca dan menulis database Jet/Access 1.x.
  • Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) adalah versi pertama yang dapat membuat program 32-bit seperti program 16-bit. VB4 juga memperkenalkan kemampuannya dalam membuat aplikasi non-GUI. Bila versi sebelumnya menggunakan kontrol VBX, sejak VB4 dirilis Visual Basic menggunakan kontrol OLE (dengan ekstensi file *.OCX), yang lebih dikenal kemudian dengan kontrol ActiveX.
  • Dengan versi 5.0 (Februari 1997), Microsoft merilis Visual Basic eksklusif untuk versi 32-bit dari Windows. Para programmer yang lebih memilih membuat kode 16-bit dapat meng-impor program yang ditulis dengan VB4 ke versi VB5, dan program-program VB5 dapat dikonversi dengan mudah ke dalam format VB4.
  • Visual Basic 6.0 (pertengahan 1998) telah diimprovisasi di beberapa bagian, termasuk kemampuan barunya, yaitu membuat aplikasi web. Meskipun kini VB6 sudah tidak didukung lagi, tetapi file runtime-nya masih didukung hingga Windows 7.

Mengulang Pelajaran Matematika

1. Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat positif.

2. Sifat-sifat penjumlahan pada bilangan bulat.
a. Sifat tertutup

Untuk setiap bilangan bulat a dan b, berlaku a + b = c dengan c juga bilangan bulat.
b. Sifat komutatif

Untuk setiap bilangan bulat a dan b, selalu berlaku a + b = b + a.
c. Sifat asosiatif

Untuk setiap bilangan bulat a, b, dan c selalu berlaku (a + b) + c = a + (b + c).
d. Mempunyai unsur identitas

Untuk sebarang bilangan bulat a, selalu berlaku a + 0 = 0 + a. Bilangan nol (0) merupakan unsur identitas pada penjumlahan.
e. Mempunyai invers

Untuk setiap bilangan bulat a, selalu berlaku a + (–a) = (–a) + a = 0. Invers dari a adalah –a, sedangkan invers dari –a adalah a.

3. Jika a dan b bilangan bulat maka berlaku a – b = a + (–b).

4. Operasi pengurangan pada bilangan bulat berlaku sifat tertutup.

5. Jika p dan q bilangan bulat maka
1) p x q = pq;
2) (–p) x q = –(p x q) = –pq;
3) p x (–q) = –(p x q) = –pq;
4) (–p) x (–q) = p x q = pq.

6. Untuk setiap p, q, dan r bilangan bulat berlaku sifat
a. tertutup terhadap operasi perkalian;
b. komutatif: p x q = q x p;
c. asosiatif: (p x q) x r = p x (q x r);
d. distributif perkalian terhadap penjumlahan: p x (q + r) = (p x q) + (p x r);
e. distributif perkalian terhadap pengurangan: p x (q – r) = (p x q) – (p x r).

7. Unsur identitas pada perkalian adalah 1, sehingga untuk setiap bilangan bulat p berlaku p x 1 = 1 x p = p.

8. Pembagian merupakan operasi kebalikan dari perkalian.

9. Pada operasi pembagian bilangan bulat tidak bersifat tertutup.

10. Apabila dalam suatu operasi hitung campuran bilangan bulat tidak terdapat tanda kurung, pengerjaannya berdasarkan sifat-sifat operasi hitung berikut.
a. Operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
b. Operasi perkalian ( x ) dan pembagian (:) sama kuat artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
c. Operasi perkalian ( x ) dan pembagian (:) lebih kuat daripada operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–), artinya operasi perkalian ( x ) dan pembagian (:) dikerjakan terlebih dahulu daripada operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–). 
 Tujuan pembelajaran pada bab ini adalah:
- dapat memberikan contoh bilangan bulat;
- dapat menyatakan sebuah besaran sehari-hari yang menggunakan bilangan negatif;
- dapat menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan;
- dapat menyelesaikan operasi tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat bilangan bulat termasuk operasi campuran;
- dapat menentukan sifat-sifat perkalian dan pembagian bilangan negatif dengan negatif dan positif dengan negatif;
- dapat menaksir hasil perkalian dan pembagian bilangan bulat;
- dapat menghitung kuadrat dan pangkat tiga serta akar kuadrat dan akar pangkat tiga bilangan bulat;
- dapat menemukan dan menggunakan sifat penjumlahan, pengurangan, perkalian,
pembagian, dan perpangkatan bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah.